Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

Tengah Malam di London

     Hujan mengguyur London sejak matahari tumbang di kaki langit. Jalanan sudah sepi menyisakan rintik hujan. Angin di luar mengetuk-ketuk jendela flatku dengan nyaring. Aku menyesap teh hangat yang diseduh induk semangku sebelum ia pergi ke kamarnya.  Dua puluh menit menuju tengah malam aku mengenakan jasku lalu ku balut lagi dengan mantel. Ku comot topi yang tergantung di rak. Lalu kutinggalkan flat sesudah aku menguncinya.      Kurapatkan mantelku menghalau deru angin. Sesekali aku berjalan dibawah kanopi-kanopi flat untuk menghindari gerimis. Lampu-lampu berpendar di atas jalanan licin yang mengilap. Sebuah kereta melaju dari arah barat dengan seorang penumpang. Kereta itu melewati genangan air tepat di dekat ku, yang kemudian airnya membasahi celana linenku. Sialan, makiku dalam hati. Dari kejauhan, sebuah klub malam masih terang dengan lampu biru hijaunya. Sedangkan langit London hitam pekat tak bergoreskan bintang bahkan awan. Rumah makan di s...